8 Cara Mengendalikan Emosi Yang Efektif Dan Gampang Dilakukan

8 Cara Mengendalikan Emosi yang Efektif dan Paling Praktis Dilakukan - Harus diakui memang sulit untuk mengendalikan emosi. Kondisi tubuh, pikiran dan lingkungan seringkali menciptakan kita emosi.

Bagi saya pribadi, mempunyai kemampuan cara mengendalikan emosi merupakan hal yang sangat penting.

Semua insan niscaya mempunyai emosi dan amarah, oke kan guys? Emosi yang berlebihan tentu harus dikendalikan. Jika tidak tahu cara mengendalikan emosi yang berlebihan maka dampaknya akan merugikan diri kita sendiri.

Misal...

Kamu ialah seorang ketua sebuah organisasi. Terjadi perbedaan pendapat antara kau dengan anak buahmu. Karena tidak terima atas perbedaan pendapat itu, maka kau marah-marah sama anak buahmu. Secara tidak eksklusif emosi itu akan sangat merugikan dirimu.

Ke depannya anak buahmu akan enggan untuk berdiskusi dan bekerja sama denganmu. Dan kalau anak buahmu yang lain tahu bisa-bisa mereka juga akan enggan bekerja sama lagi dengan kamu. Serem banget kan cuy?

Itu cuma pola kecil dampak negatif dari emosi. Nah.. untuk menghindari dampak-dampak negatif yang ditimbulkan dari emosi, maka kita perlu tahu cara mengendalikan emosi yang efektif dan paling praktis dilakukan. Semuanya sudah saya ringkas di artikel ini.

8 Cara Mengendalikan Emosi yang Efektif dan Paling Praktis Dilakukan

 Cara Mengendalikan Emosi yang Efektif dan Paling Praktis Dilakukan 8 Cara Mengendalikan Emosi yang Efektif dan Praktis Dilakukan


1. Jangan Alergi Dengan Perbedaan Pendapat

Banyak sekali konflik yang diakibatkan alasannya perbedaan sebuah pendapat. Sampai ada banyak korban lah, bentrok lah, bahkan hingga perang saudara. Saya yakin kalian semua sudah sering mendengar info kaya gitu. 

Kembali ke konsep cara mengendalikan emosi. Kita harus sadar kalau cara seorang memandang sesuatu itu berbeda. Kita dihentikan memaksakan orang lain harus sependapat dengan kita.
Jangan praktis murka dong kalau orang lain punya pendapat berbeda. Nggak keren kali ah...

Intinya pola pikir / mindset dalam menghadapi sebuah perbedaan harus diubah. Jadikanlah perbedaan pendapat sebagai sumber memperluas pandangan. Saring pendapat oposisi dan serap yang baik. Jangan malah saling langgar tonjok kaya elite politik di Senayan *upsss...*

Intinya jangan cepat emosi kalau beda pendapat. Ambil hal positif dari perbedaan itu. Inilah cara mengendalikan emosi yang efektif poin pertama.

2. Tenangkan Pikiran

Banyak orang eksklusif bereaksi dikala ada hal yang mengganggu. Termasuk saya sendiri juga gitu. Kuyakin kau juga sih *wkwkw*.

Yang sudah saya pelajari, ternyata praktis bereaksi terhadap hal yang mengganggu itu salah. 

Duh maksudnya gimana ini sih, ga terang amat ngomongnya. *saya yang nulis juga ga paham wkwk*

Mending kasih pola aja ya agar praktis paham.

Pasti kita pernah kan lihat orang yang nggak mau ngantri? Bohong kalau nggak pernah, itu udah jadi kebiasaan di Indonesia. Melihat orang yang kaya gitu, baiknya kita jangan eksklusif bereaksi. 

Tenangkan pikiran, pejamkan mata dan berpikirlah hal yang positif. Mungkin orang itu lagi buru-buru banget. Mungkin orang itu memang butuh pelayanan segera. Atau mungkin orang itu lagi kebelet, bisa jadi.

Cara mengontrol emosi dengan menenangkan pikiran ini sangat praktis dipraktikan kok. Kalau nggak percaya coba saja.

3. Pikirkan Dampak Negatifnya

Emosi itu masuk akal selagi tidak berlebihan. Emosi yang berlebihan hanya akan mendorongmu melaksanakan hal-hal negatif ibarat memukul, berucap kasar, bahkan *amit-amit* membunuh. 

Supaya bisa mengontrol emosi yang berlebihan, maka pikirkanlah dampak negatif yang akan terjadi.

Misal...

Kalau kau seorang bos tapi ucapannya kotor ke bawahanmu, maka kau akan dicap sebagai bos yang tidak tahu etika. 

Kamu beda pendapat soal warteg mana yang paling lezat sama temanmu, terus kau pukul dia. Pikirlah kalau temanmu bisa masuk RS dan kau bisa masuk penjara.

Emang menahan emosi itu benar-benar susah. Tapi semoga cara mengontrol emosi yang ketiga ini bisa membantu ya.

4. Tuangkan Emosimu Pada "Tempat Sampah Emosi"

Bukan cuma sampah aja yang harus dibuang di tempatnya. Emosi juga harus dibuang di tempatnya supaya tidak merugikan orang lain..

Ketika kau memendam amarah pada seseorang, jangan dilampiaskan kepada orang tersebut. Lebih baik dibuang saja di daerah sampah.

Tempat sampah emosi yang saya maksud di sini ialah sebuah sarana untuk melampiaskan emosi kita. 

Contohnya saya murka sama orang, alasannya saya nggak mau marahin beliau langsung, maka saya melampiaskannya dengan cara mukul-mukul bantal guling. Maka bantal guling itu disebut sebagai daerah sampah emosi.
Dengan melampiaskan seluruh emosi dan membuangnya di daerah emosi, dampaknya ialah emosi kita terhadap sesuatu akan berkurang. Pikiran juga akan lebih terasa plong dan lega, alasannya sudah tidak lagi memendam emosi.

Setiap orang niscaya punya daerah sampah emosi yang berbeda-beda. Tinggal diubahsuaikan saja dengan kebutuhan kamu. Silakan mencoba cara mengendalikan emosi ini guys.

5. Membuka Pintu Maaf 

Saya yakin apapun agama kau apapun kepercayaan kau niscaya semuanya mengajarkan perihal memaafkan kesalahan orang lain.

Dengan memaafkan berarti kita tulus untuk mendapatkan kesalahan yang menciptakan kita emosi. Dengan memaafkan, rasa emosi dan rasa dendam tidak akan betah melekat dalam diri kita. 

Dampak lainnya ialah menciptakan pikiran kita selalu positif, alasannya tidak melulu memikirkan kesalahan orang lain. 

Cara ini menjadi cara bijak untuk menghilangkan emosi. 

6. Introspeksi Diri

Cara efektif mengontrol emosi selanjutnya ialah dengan instrospeksi diri. 

Makara orang jangan egois. Jangan selalu merasa paling benar. Jangan selalu menganggap orang lain salah. *sebenarnya saya lagi ngomongin diri saya sendiri*

Terlalu egois dan menganggap dirinya paling benar akan membuatmu praktis emosi. 
Sadarlah, kalau kita juga sering melaksanakan kesalahan yang bisa menciptakan orang lain kesal dan emosi. Sadarlah kalau kita cuma insan yang tak pernah lepas dari salah. 

Kesalahan itu wajar, jangan eksklusif direspon dengan emosi. Coba pikirkan kalau kita melaksanakan kesalahan apakah mau kita dimarahin oleh orang lain? Enggak kan.

Instrospeksi diri bisa menjadi cara mengendalikan emosi dalam diri kita.

7. Mengambil Waktu Untuk Berolahraga

Olahraga itu penting. Sangat penting malahan.

Oahraga baik untuk kesehatan, selain itu juga baik untuk me-refresh pikiran kita. Maka sesudah kita berolahraga biasanya badan terasa lebih bugar dan pikiran terasa lebih segar.

Dengan badan bugar dan pikiran yang segar, maka kita akan cenderung bahagia. Rasa senang itu menciptakan kita lebih bisa mengontrol emosi guys.

Misal...

Ada orang buru-buru dan nabrak kamu. Orang-orang biasa niscaya akan murka kan, tetapi beda kisah kalau kondisi psikologi kau sedang bahagia. Pasti kau akan lebih praktis mengontrol emosi dan memahami "oh, mungkin beliau sedang buru-buru".

Itulah gunanya olahraga cuy. Selain menyehatkan tubuh, bisa juga sebagai cara mengendalikan dan mengontrol emosi.

8. Minum Air Putih

Cara mengendalikan emosi yang praktis dilakukan selanjutnya ialah dengan minum air putih. 

Air putih memang mempunyai manfaat yang sangat banyak. Salah satunya yaitu untuk mengontrol emosi. 

Masa? Emang bisa? Apa hubungannya emosi sama air putih?

Dengan meminum air putih kita akan mencicipi lebih rileks dan segar dari sebelumnya. Dengan minum air putih juga menciptakan pikiran kita lebih fokus. 

Bisa jadi penyebab kita murka alasannya pikiran kita sedang tidak karuan. Sehingga sangat sensitif dan praktis marah. Nah.. dengan minum air putih maka pikiran akan lebih fokus, sehingga emosi negatif praktis untuk dikendalikan.

Kesimpulan

Setiap orang niscaya mempunyai rasa emosi. Emosi itu masuk akal selagi tidak berlebihan, Supaya emosi negatif tidak berlebihan maka diharapkan cara mengendalikan emosi yang efektif. Rujend punya delapan cara, yaitu: 
  1. Jangan alergi dengan perbedaan pendapat
  2. Tenangkan pikiran
  3. Pikirkan dampak negatif sesudah emosi
  4. Menuangkan emosi pada sebuah benda/hal yang dijadikan sebagai daerah sampah emosi
  5. Membuka pintu maaf kepada orang lain
  6. Mengambil waktu untuk berolahraga\
  7. Instrospeksi diri
  8. Minum air putih
Dan itulah 8 cara mengendalikan emosi yang efektif dan praktis dilakukan. Semoga bermanfaat ya.

Sumber https://rumahjendelakita.blogspot.com/

Subscribe to receive free email updates:

CONTACT US

Untuk menghubungi Admin blog, silahkan pilih cara yang Anda sukai berikut. Kami akan langsung merespon Anda jika tidak berhalangan

icon 1 Pondok Padisari, Jl. Damai, Tamalanrea Indah, Makassar 90245

icon 2 0823-9345-xxxx

icon 3 Sabtu - Minggu, 09.00 - 18.00


×